pusat mesin cnc di Tasikmalaya Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung pusat mesin cnc di Tasikmalaya

pusat mesin cnc di Tasikmalaya Mesin CNC sekarang banyak digunakan dalam industri permesinan pusat mesin cnc di Tasikmalaya untuk memproduksi komponen dengan tingkat kerumitan dan presisi yang tinggi. Selain itu, mesin CNC mempunyai konsistensi yang lebih efektif untuk pengerjaan dalam jumlah banyak. Penggunaan mesin konvensional dalam proses pemotongan, pengeboran dan proses permesinan lainnya, tentu saja memberikan hasil yang tidak presisi dan memerlukan waktu cukup lama dikarenakan hasil produksi akan tergantung dari kemampuan operator dalam melakukan proses tersebut. Banyak produk-produk yang dihasilkan dengan mesin CNC ini, mulai dari peralatan rumah tangga, pusat mesin cnc di Tasikmalaya kendaraan bermotor sampai pesawat terbang sekalipun menggunakan teknologi ini. pusat mesin cnc di Tasikmalaya

pusat mesin cnc di Tasikmalaya

Kali ini kiata akan memberikan tips Jaket Kulit kesayangan kita supaya tidak kusut. Kalau kita punya Jaket Kulit sudah 1 tahunan

Kali ini kiata akan memberikan tips Jaket Kulit kesayangan kita supaya tidak kusut. Kalau kita punya Jaket Kulit sudah 1 tahunan, mungkin dibeberapa bagian jaket kulit suka kusut (mengkerut) . salah satu contoh seperti Jaket kulit motor, bagian yang sering kusut dan mengkerut adalah dibagian tangan , untuk jaket kulit yang biasa dipakai berkendaraan roda empat ( mobil ) bagian yang mengkerut biasanya dibagian belakang , ini dikarenakan kita sering duduk dibelakang kemudi dan jaket kulit kesayangan kita menempel dijok mobil .Sebenarnya ini tidak akan terjadi kalau anda merawat jaket kulit kesayangan secara teratur, oleskan lotion/­pelembab biasa pada jaket anda secara teratur minimal 1 minggu sekali , kami yakin jaket anda akan lentur dan enak dipakai sama halnya kita merawat tubuh kita , bila kita rajin merawatnya tentunya akan kelihatan fresh dan kinclong.

Lalu bagaimana kalau Jaket Kulit sudah terlanjur mengkerut ? ….

Tips berikut adalah solusinya :
1. Oleskan Lotion pada permukaan Jaket Kulit (lebih sip bila memakai campuran pelembab dan anti jamur khusus jaket kulit) oleskan secukupnya .
2. Tempelkan kertas Hvs 2-3 lembar pada permukaan Jaket Kulit yang sudah diberi pelembab
3. Setrika permukaan Hvs yang menempel pada permukaan jaket lalu setrika dengan suhu secukupnya tergantung kerutan
4. Bila kerutannya parah dan susah, oleskan air pada permukaan jaket dan lapisi dengan kertas lalu setrika,
5. Ulangi beberapa kali sampai Jaket Kulit kembali seperti semula .

Ingat jangan setrika Jaket kulit langsung tanpa dilapisi ketas Hvs karena akan mengakibatkan kerusakan pada permukaan Jaket Kulit.

** Perhatian **
Simpan jaket kulit disuhu yg sejuk,Bila suhu terlalu panas akan
mengakibatkan permukaan Jaket Kulit jadi rusak .

saco-indonesia.com, Perdebatan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraha

saco-indonesia.com, Perdebatan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung) kembali terekspose media. Kali ini persoalannya terkait dalam penyelesaian masalah banjir di Ibu Kota.
 
Pakar komunikasi politik Lely Arrianie, juga telah mengatakan jaman sekarang pemimpin yang tempramental memang tidak disukai. Namun, dia telah menilai pernyataan Ahok yang ceplas-ceplos sebenarnya tak bermaksud membuat perdebatan politik.
 
"Ahok itu cuma geregetan dan ucapan ceplas-ceplosnya tidak bermuatan politik. Tapi, Ahok juga harus interospeksi diri, dia juga mau cepet target tercapai, tapi jagan lupa kinerja dan politik itu harus sejalan," jelas Lely, Senin (3/2/3014) kemarin .
 
Menurut Ketua Program Pascasarjana Komunikasi Universitas Jaya Baya ini, dalam komunikasi politik ada tiga kategori sebuah bahasa yang mengandung pendekatan politik. Pertama substansi informasinya. Kedua, setting di mana informasi disebarkan dan karena fungsi yang dijalankan.
 
Dia pun juga menyarankan kepada Ahok untuk tidak membuang waktu menanggapi ocehan dari Haji Lulung. Sebab, kalau terus ditanggapi maka akan ada perdebatan yang panjang.
 
"Enggak penting untuk dapat menanggapi hal seperti itu. Kalau bisa Ahok mengerem nada bicaranya. Kadang di balik celotehnya ada substansi yang terkadang tidak diterima publik," pungkas Dosen Fisip Universitas Bengkulu itu.


Editor : Dian Sukmawati

Ms. Turner and her twin sister founded the Love Kitchen in 1986 in a church basement in Knoxville, Tenn., and it continues to provide clothing and meals.

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Artikel lainnya »