Kursus Mesin CNC Murah di Cibangkong Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Kursus Mesin CNC Murah di Cibangkong Bandung Mesin CNC sekarang banyak digunakan dalam industri permesinan kursus mesin cnc di Bekasi untuk memproduksi komponen dengan tingkat kerumitan dan presisi yang tinggi. Selain itu, mesin CNC mempunyai konsistensi yang lebih efektif untuk pengerjaan dalam jumlah banyak. Penggunaan mesin konvensional dalam proses pemotongan, pengeboran dan proses permesinan lainnya, tentu saja memberikan hasil yang tidak presisi dan memerlukan waktu cukup lama dikarenakan hasil produksi akan tergantung dari kemampuan operator dalam melakukan proses tersebut. Banyak produk-produk yang dihasilkan dengan mesin CNC ini, mulai dari peralatan rumah tangga,kendaraan bermotor sampai pesawat terbang sekalipun menggunakan teknologi ini Kursus Mesin CNC Murah di Cibangkong Bandung

Kursus Mesin CNC Murah di Cibangkong Bandung

saco-indonesia.com, Gempa bumi telah melanda wilayah Gorontalo. Gempa yang berkekuatan 5,2 SK telah terjadi sekitar pukul 10.34

saco-indonesia.com, Gempa bumi telah melanda wilayah Gorontalo. Gempa yang berkekuatan 5,2 SK telah terjadi sekitar pukul 10.34 pagi WIB.

Informasi dari situs BMKG, Selasa (18/2) pusat gempa berada di titik 1.75 lintang utara dan 122.95 bujur timur. Pusat gempa berada di kedalaman 10 Km.

Belum ada laporan kerusakan dan korban akibat gempa. Pusat gempa berada sekitar 105 Km arah Timur Laut Gorontalo


Editor : Dian Sukmawati

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Dengan lamana dan derasnya hujan yang mengguyur kawasan kawasan Jakarta sejak kemarin menenggelamkan rumah warga di pinggiran Kali Ciliwung, terutama di kawasan Kramatjati dan Kalibata.

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Dengan lamana dan derasnya hujan yang mengguyur kawasan kawasan Jakarta sejak kemarin menenggelamkan rumah warga di pinggiran Kali Ciliwung, terutama di kawasan Kramatjati dan Kalibata. Banjir setinggi 4 meter lebih membuat warga di dua daerah itu mengungsi.

Pantauan merdeka.com, puluhan warga mengungsi di pinggir-pinggir jalan, misalnya di Jalan Raya Condet, Dewi Sartika, dan Jalan Raya Kalibata. Mereka mengangkut perkakas rumah tangga, kemudian menaruhnya di emperan-emperan toko.

Hingga kini, menurut Rio, salah satu pengungsi, warga Kramatjati, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati, belum ada bantuan makanan dari pemerintah DKI. "Ini baru makan seadanya. Belum ada bantuan dari pemerintah," katanya sambil menunjukkan nasi bungkus di tangannya, Senin (13/1).

Rio dan keluarganya mengevakuasi sendiri barang-barang rumah tangganya mulai kemarin, Minggu (12/1) siang. Sebab sejak Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB, ari Kali Ciliwung sudah mulai naik. Kemudian sore hari mulai merendam rumah warga.

"Sore kemarin sudah setinggi ini, empat meter," ujarnya. Warga bergotong-royong mengevakuasi sendiri barang-barang mereka. Di pengungsian, beberapa anak nampak sibuk meminta sumbangan di tengah jalan kepada para pengendara motor.

Siang ini, sejumlah tenda baru nampak di pasang untuk pengungsi. Misalnya pemasangan tenda di Jalan Dewi Sartika. Di Jalan itu juga mulai di pasang posko banjir oleh warga sekitar.

Dampak banjir di kawasan Kramatjati menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Jalan Raya Condet yang sempit, sempat macet total tadi pagi sepanjang 2 kilometer.

Kemudian Jalan Raya Dewi Sartika yang sehari-hari sudah macet, kian parah dengan adanya pengungsi. Belum lagi ketika hujan mengguyur, ditambah pengendara parkir seenaknya di pinggiran jalan untuk berteduh.

Sumber:Merdeka.com

Editor : Maulana Lee

Fullmer, who reigned when fight clubs abounded and Friday night fights were a television staple, was known for his title bouts with Sugar Ray Robinson and Carmen Basilio.

A 214-pound Queens housewife struggled with a lifelong addiction to food until she shed 72 pounds and became the public face of the worldwide weight-control empire Weight Watchers.

Artikel lainnya »