Kursus Mesin CNC Murah di Antapani Kidul Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Kursus Mesin CNC Murah di Antapani Kidul Bandung Mesin CNC sekarang banyak digunakan dalam industri permesinan kursus mesin cnc di Bekasi untuk memproduksi komponen dengan tingkat kerumitan dan presisi yang tinggi. Selain itu, mesin CNC mempunyai konsistensi yang lebih efektif untuk pengerjaan dalam jumlah banyak. Penggunaan mesin konvensional dalam proses pemotongan, pengeboran dan proses permesinan lainnya, tentu saja memberikan hasil yang tidak presisi dan memerlukan waktu cukup lama dikarenakan hasil produksi akan tergantung dari kemampuan operator dalam melakukan proses tersebut. Banyak produk-produk yang dihasilkan dengan mesin CNC ini, mulai dari peralatan rumah tangga,kendaraan bermotor sampai pesawat terbang sekalipun menggunakan teknologi ini Kursus Mesin CNC Murah di Antapani Kidul Bandung

Kursus Mesin CNC Murah di Antapani Kidul Bandung

Jika memang berjodoh, ayahanda Bella Shofie, Hamzah Nasution, tidak hanya menganggap Adjie Pangestu sebagai menantu. Tapi akan menerimanya sebagai anaknya sendiri, sekaligus teman yang bisa diajak sharing.

Jika memang berjodoh, ayahanda Bella Shofie, Hamzah Nasution, tidak hanya menganggap Adjie Pangestu sebagai menantu. Tapi akan menerimanya sebagai anaknya sendiri, sekaligus teman yang bisa diajak sharing.

"Kalau saya sih lihatnya bukan menantu. Kalau jodoh anak saya, ya saya anggap seperti anak sendiri, jadi teman sharing," kata Hamzah Nasution ketika dijumpai di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (2/6) malam.

Hamzah Nasution - Bella Shofie - 

Adjie Pangestu @Foto: Bambang Eros

Meski sudah diterima secara terbuka, bukan berarti dalam waktu dekat Bella akan melanjutkan hubungannya dengan Adjie ke pelaminan. Mereka masih akan melanjutkan beberapa agenda yang harus diselesaikan. "Kalau untuk nikah, nanti dulu ya tapi kalau sudah jodoh mau dibilang apa," tegas Hamzah.

Adjie Pangestu - Bella Shofie - 

Hamzah Nasution @Foto: Bambang Eros

Hal senada juga terlontar oleh Bella. Saat ini masih ingin menikmati perjalanan hubungannya, tapi dia tidak dapat menolak jika Tuhan berkehendak lain. "Kita nggak bisa nolak jodoh juga, kalau memang jodohnya dekat mau gimana lagi. Kalau sekarang sih jalanin saja dulu. Pengenalan juga dan saling support," pungkas Bella. (kpl/aha/dis/dar)

sumber : saco-indonesia

devan.

Sebuah penelitian mengindikasikan, peran ayah dan ibu dalam pengasuhan memberi pengaruh besar terhadap proses tumbuh kembang anak.

Saco-Indonesia.com - Sebuah penelitian mengindikasikan, peran ayah dan ibu dalam pengasuhan memberi pengaruh besar terhadap proses tumbuh kembang anak.  Anak yang dibesarkan oleh kedua orangtuanya berpotensi menjadi pribadi yang cerdas, bahkan lebih pintar dibandingkan anak yang hanya diasuh oleh single parent. Stimulasi lengkap dari kedua orang tua memungkinkan anak mampu mengembangkan sel otak lebih banyak.

Ini merupakan hasil kajian para ilmuwan dari Hotchkiss Brain Institute (HBI), Calgary University, Kanada.  Dalam risetnya, peneliti menggunakan hewan tikus yang diasuh satu dan dua orangtua. Selama penelitian, tim peneliti memantau perkembangan sel otak lahir sampai tua. Hasilnya, sel otak terbanyak diperoleh pada tikus yang diasuh oleh dua orangtua dibandingkan yang hanya satu.

"Semasa bayi, mereka menerima lebih banyak perhatian dan perawatan. Rasa sayang dan peduli ini yang berperan pada perkembangan otaknya," kata Direktur HBI, Dr. Samuel Weiss.

Peneliti berasumsi, bayi dengan orangtua lengkap lebih sedikit memiliki kemungkinan mengalami trauma. Sehingga, bayi yang diasuh orangtua lengkap berkesempatan tumbuh baik di lingkungan yang optimal.

Banyaknya sel otak, menurut peneliti, disebabkan bayi tikus memperoleh perhatian dan kestabilan dalam hidupnya. Sehingga, pada tahun pertama bayi tikus tidak perlu menderita tekanan emosional karena minimnya perhatian yang diperoleh.

Rangsang ini berefek baik pada perkembangan otak. Pada tikus jantan, sel-sel pada daerah area kelabu (grey matter) lebih banyak berkembang, sedangkan pada tikus betina sel-sel pada area putih (white matter) mendapat porsi lebih. Efeknya tikus jantan memiliki ingatan dan fungsi belajar yang lebih baik. Sedangkan tikus betina memiliki koordinasi motorik dan kemampuan sosial lebih baik.

Sekalipun dilakukan pada tikus, peneliti mengaku yakin hasil penelitian berlaku sama pada manusia. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan dan pola asuh disesuaikan mirip dunia manusia.  Peneliti juga yakin fase tahun pertama kehidupan tikus dan manusia tidak jauh berbeda.

 

Editor :Liwon Maulana

Mr. Mankiewicz, an Oscar-nominated screenwriter for “I Want to Live!,” also wrote episodes of television shows such as “Star Trek” and “Marcus Welby, M.D.”

Mr. Tepper was not a musical child and had no formal training, but he grew up to write both lyrics and tunes, trading off duties with the other member of the team, Roy C. Bennett.

Artikel lainnya »