Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Cipedes Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Cipedes Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Cipedes Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pasteur Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pasteur Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pasteur Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Sukajadi Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Sukajadi Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Sukajadi Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ciseureuh Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ciseureuh Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ciseureuh Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pasirluyu Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pasirluyu Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pasirluyu Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ancol Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ancol Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ancol Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Cigereleng Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Cigereleng Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Cigereleng Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pungkur Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pungkur Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Pungkur Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ciateul Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ciateul Bandung Hubungi : 085711904807 Kami Tenaga ahli yang berpengalaman lebih dari 10 Tahun yang bergerak dalam bidang pelatihan mengoperasikan dan memprogram mesin CNC Milling. Spesial diskon untuk Paket Perusahaan / Instansi, Paket Perguruan Tinggi dan Paket Sekolah/Guru/Siswa yang ingin bekerjasama Hubungi Tim Marketing kami : 085711904807 (Seminar, Workshop, Projek, dll. *Office : LKP SINDO (Lembaga Kursus dan Pelatihan Sinergi Indonesia) Jl. Ters. Cisokan Dalam No. 21 Bandung *Workshop : PT. Tekmindo (Teknologi Manufaktur Indonesia) Bandung

Info Tempat Kursus Mesin CNC Murah di Ciateul Bandung

ilmu-allah Berkata Malaikat: "Maha Suci Engkau, tidak ada ilmu bagi kami kecuali yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesun

ilmu-allah Berkata Malaikat: "Maha Suci Engkau, tidak ada ilmu bagi kami kecuali yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Mengetahui dan Yang Maha Menghukumi" Surat Al-Baqoroh (2:32). Beribu-ribu tahun yang lalu, ketika Allah akan menjadikan Adam sebagai khalifah di muka bumi, para Malaikat sempat mempertanyakan mengapa Allah memilih mahluk yang doyan berbuat kerusakan dan mengalirkan darah menjadi khalifah?. Mengapa bukan justru mereka saja yang terus menerus tanpa putus bertasbih yang dinobatkan menjadi khalifah bumi? Heran. Bagaimana cara Allah menangani keheranan Malaikat? Wa allamal adaama asmaa-a kullahaa diajarkan-Nya-lah kepada Adam nama seluruh benda yang waktu itu ada di muka bumi. Sini tanah, situ pohon, sana batu, sono langit, ini hidung, itu kaki, dst, dst. Setelah itu Allah berkata kepada Malaikat: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kalian benar". Malaikat menyerah. Fasajaduu mana sujud para Malaikat itu, kepada Adam, illaa ibliis kecuali Iblis. Hanya ilmu tentang nama-nama benda. Bukan ilmu dasar iptek matematika, fisika, kimia, biologi yang ruwet-rumit. Hanya nama-nama benda. Tidak lebih. Peristiwa Besar Kejadian itu sepertinya hal kecil. Padahal adalah sebuah peristiwa besar. Yang menunjukkan betapa makhluq itu tidak ada apa-apanya dimata Sang Khaliq. Malaikat dibuat dari cahaya. Manusia dibuat dari tanah. Tugas manusia adalah beribadah kepada Allah. Tugas Malaikat adalah, antara lain, mencatat amal baik dan amal buruk manusia. Dari hal-hal itu, seorang anak kecil saja bisa menarik kesimpulan bahwa kedudukan Malaikat lebih tinggi dari manusia. Tapi mengapa Malaikat kalah ketika di test nama-nama? Padahal hanya nama-nama sederhana? Kalah oleh manusia yang ingredient alias ramuan bahan dasarnya saja lebih rendah?. Jawabnya: karena Allah menghendaki demikian. Karena Allah menghendaki mengajarkan kepada Adam ilmu nama-nama yang tidak pernah diajarkan-Nya kepada Malaikat. Einstein-Hawking Jika ditanya siapakah ilmuwan-ilmuwan terbesar sepanjang masa, maka Albert Einsten dan Stephen Hawking adalah dua nama diantaranya. Yang pertama terkenal dengan teori relativitasnya, yang kedua terkenal dengan teori big bang alias dentuman besarnya. Teori apa itu? Bukan porsi artikel ini untuk menjelaskannya. Jawaban terhadap pertanyaan mengapa kecemerlangan otak mereka tidak diberikan kepada ilmuwan Muslim melainkan justru diberikan kepada ilmuwan atheis, identik dengan jawaban terhadap pertanyaan mengapa ilmu nama-nama tidak diberikan kepada Malaikat. Diantara 25 Nabi, ada 5 Nabi yang mendapatkan peringkat Ulul Azmi: Fashbir kamaa shobaro uulul azmi shobarlah sebagaimana rasul yang diberi keshobaran hati. Mereka adalah Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad. Tetapi mengapa Musa sampai harus meminta-minta diajari ilmu mengetahui masa depan kepada Nabi Khidir yang di dalam daftar 25 Nabi pun, tidak ada? Tragisnya, boro-boro mendapatkan ilmu, Musa menjadi murid Khidir pun, gagal, karena tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya atas berbagai hal yang memang aneh dan layak ditanyakan. Misalnya, dengan enaknya Khidir membunuh orok yang masih merah, dll. Mengapa Khidir lebih pintar dari Musa? Jawabnya: karena Allah menghendaki demikian. Dikejadian lain, mengapa Musa yang Ulul Azmi bisa dikalahkan oleh ilmunya Balan bin Bauro sehingga muter-muter selama 40 tahun sampai bisa menemukan Baitul Maqdis? Jawabnya: karena Allah menghendaki demikian. Jika sejak tahun 1886 mobil Merdeces-Benz menemukan puluhan ribu paten, maka setiap paten sesungguhnya adalah Ilmu Allah, hanya saja awalnya ditemukan oleh orang Jerman, Tuan Gottlieb Daimler dan Tuan Carl Benz. Dst., dst. Tidak ada secuilpun di dunia ini yang tidak didasarkan atas ilmu Allah. Bahkan sekedar nama-nama benda. Ikhtilaf Sayang sekali, untuk 1 ilmu yang sama, Allah memberi keleluasaan kepada manusia untuk menafsirkannya secara berbeda. Terutama ilmu-ilmu non-eksakta. Untuk ilmu eksakta, atau dulu disebut ilmu pasti, dimana-mana di belahan dunia manapun yang namanya 2 kali 2 hasilnya 4; yang namanya air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah; yang namanya kecepatan cahaya selalu jauh lebih besar daripada kecepatan suara; dst., dst. Tetapi bagaimana dengan ilmu yang satu ini yang berbunyi: al-jamaaatu rohmatun wal firqotu adzabun jamaah adalah rohmat dan pecah belah adalah siksa. Ada seabrek pengertian yang dimaksud jamaah, ada seabrek pengertian yang dimaksud rohmat, ada seabrek pengertian yang dimaksud firqoh, dan ada seabrek pengertian yang dimaksud adzab. Kalau dibuat matriks 4x4 jamaah-rohmat-firqoh-adzab, maka pengertiannya sudah pasti seabrek-abrek. Maka disinilah fungsinya isnad atau mata rantai yang menjamin tersambungnya dengan pengertian yang sebenarnya dengan apa yang diajarkan dan dimaksudkan oleh Nabi. Disinilah pentingnya ilmu asbabun-nuzul atau sebab-sebab turunnya sebuah ayat Al-Quran atau asbabul-wurud atau sebab-sebab adanya sebuah hadits. Disinilah penting hadits Bukhori, Muslim, Nasai, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dsb. Ilmu Tidak Bermanfaat. Hah! Mosok iya ada ilmu yang tidak bermanfaat? Yakin, haq: ada!. Buktinya Nabi mengajarkan doa yang dibaca sebelum minum air zamzam: Alloohumma innii as-aluka ilman naafia Ya Allah hamba memohon ilmu yang bermanfaat. Bukti lain, di hadits lain, Nabi mengajarkan doa: Alloohumma innii auudzu bika min ilmin laa yanfa Ya Allah hamba berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat. Nah. Banyak ilmu ternyata tidak selamanya identik dengan orang faqih atau orang faham. Faqihun wahidun asyaddu alasy syaithooni min alfi aabid Satu orang faqih lebih berat bagi syaithan daripada seribu orang yang bodoh. Jadi bukan orang yang banyak ilmunya yang ditakuti syetan. Tapi orang faqih. Satu ketika ada seorang sahabat yang menyimpan sedekah di sebelah mimbar di masjid, dengan harapan diambil oleh orang miskin. Apa yang terjadi? Sedekah tadi diambil oleh seorang pencuri. Di lain hari, disimpannya lagi sedekah di sebelah mimbar masjid, dengan harapan yang sama. Apa yang terjadi? Sedekah tadi diambil oleh orang tidak baik lainnya. Demikian seterusnya. Sohabat tadi kemudian lapor kepada Nabi yang kemudian dijawab bahwa pada saat sedekah itu diletakkan di sebelah mimbar, pahalanya sudah diterima di sisi Allah. Ilmu Allah dari hadits diatas adalah, saat sedekah, pahala sudah jadi. Urusan sedekah itu menjadi apa, sudah menjadi urusan Allah. Identik dengan keadaan masa kini. Saat seorang Mumin menyerahkan sedekahnya kepada Baitul Maal wa Tamwil (BMT), saat itu pahalanya sudah diterima oleh Allah. Terserah Allah, melalui pengurus BMT mau diapakan sedekahnya itu. Itulah ilmu Allah, sebagaimana yang dapat dipetik dari hadits sedekah yang diambil bukan oleh orang miskin diatas. Sebaliknya mereka yang sedekah kemudian mengungkit-ungkit, mencari-cari, berprasangka, suudzon tanpa hak, itu adalah Ilmu Syetan yang mengajak menghancur-leburkan amal sedekahnya sendiri. Yaa ayyuhalladziina aamanuu laa tubtiluu shodaqootikum bil manni wal adza Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian membatalkan sedekahmu dengan mengungkit-ungkit dan menyakitkan hati. Nah, apalagi kalau bukan Ilmu Syetan yang membatalkan amalan? Ibadah Ghoiro Maghdhoh Definisi syirik sudah jelas. Ada di Al-Quran dan ada di Al-Hadits. Syirik yang terang-terangan alias dzahar adalah menyembah kepada selain Allah, atau menduakan Allah. Syirik yang samar alias khoufi adalah ibadah mengharapkan sesuatu selain pahala dari Allah. Segala macam syirik ganjarannya adalah dimasukkan kedalam neraka. Maka itu terhadap pendapat yang menyatakan bahwa menghormat bendera adalah perbuatan syirik, sudah pasti disebabkan bingung tidak bisa membedakan antara menyembah dengan menghormat. Hormat bendera adalah bagian dari kewajiban warga negara untuk selayaknya menghormati segala atribut yang melambangkan kebesaran negara. Bahkan untuk hal-hal tertentu, pelecehan terhadap atribut negara menimbulkan konsekwensi hukum. Jika istiqomah konsisten dengan keyakinannya, yang menyatakan syirik terhadap menghormat bendera, seharusnya menyatakan syirik pula terhadap yang mentaati lampu setopan di perempatan jalan, dan yang mentaati tukang parkir, karena bukankan taat itu hanya kepada Allah dan Rasul? Bahkan seharusnya menyatakan perbuatan syirik pula terhadap pembayaran STNK, pembuatan KTP dan SIM, dll., dll., bukan? Karena kebanyakan ilmu, namun bukan Ilmu Allah, melainkan royu ilmu fikiran sendiri, maka syetan pun masuk. Padahal royu itu sangat berbahaya. Sabda Nabi, barang siapa yang berkata dengan royu alias fikiran sendiri - fa ashooba faqod akhto umpamapun perkataannya benar, maka tetap saja salah. Apalagi perkataannya salah. Pantas bingung. Kalau sudah bingung, firman Allah tsummun bukmun umyun tuli bisu buta, fahum laa yarjiuun maka mereka tidak bisa kembali. Alhamdulillah bagi mereka yang bisa mengamalkan ibadah maghdhoh yang berkaitan dengan Rukun Iman percaya kepada Allah, Malaikat, Kitab, Nabi, Qodar dan Kiamat; serta ibadah yang berkaitan dengan Rukun Islam Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa dan Haji. Alhamdulillah bagi mereka yang bisa membedakan mana ibadah ghoiro maghdhoh yang tidak berkaitan dengan kedua rukun diatas, melainkan ibadah sosial. Yaitu memiliki keyakinan bahwa menjadi warga negara yang taat kepada Pemerintah yang sah serta menghormati 4 pilar (1) Pancasila, (2) Undang-undang Dasar (UUD) 1945, (3) Bhineka Tunggal Ika dan (4) NKRI, adalah bagian daripada ibadah. Hanya Ilmu Allah yang sebenarnya yang bisa membawa keyakinan seperti itu. Maka sesekali tirukanlah ucapan Malaikat ketika menyerah kepada Allah untuk sujud kepada Adam: Ya Allah, tidak ada ilmu bagi kami kecuali yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Kalau sudah demikian, setinggi apapun ilmu agama dan ilmu dunia yang dikuasai, bagaimana mungkin masih bisa sombong? Fa aina tadzhabuun? Liwon Maulana (galipat)

kata-kata mutiara yandre Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah k

kata-kata mutiara yandre
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita

adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil
kita hanya dekat dengan mereka yang kita
sukai. Dan seringkali kita menghindari orang
yang tidak tidak kita sukai, padahal dari dialah
kita akan mengenal sudut pkitang yang baru
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Jangan menolak perubahan hanya karena kita
takut kehilangan yang telah dimiliki, karena
dengannya kita merendahkan nilai yang bisa
kita capai melalui perubahan itu
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian kita dapat
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan.
Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap
kita tepat, dan tidak ada yang bisa menolong
bila sikap kita salah
kita tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila
kita berkeras untuk mempertahankan cara-cara
lama kita. kita akan disebut baru, hanya bila
cara-cara kita baru
Orang lanjut usia yang berorientasi pada
kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi
pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kita akan
punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. kita akan menjadi lebih damai bila yang
kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara
kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku
seperti orang yang terus memeras jerami untuk
mendapatkan santan
Bila kita belum menemkan pekerjaan yang sesuai
dengan bakat kita, bakatilah apapun pekerjaan
kita sekarang. kita akan tampil secemerlang
yang berbakat
by yandre pramana putra

    saco-indonesia.com,     Aku tak suka selalu saja     Kau sebut-sebut namany

    saco-indonesia.com,

    Aku tak suka selalu saja
    Kau sebut-sebut namanya saat kita bicara
    Aku tak ingin, tak ingin mendengarnya
    Kau bawa-bawa namanya saat berdua denganku

    Maafkan aku membuatmu tak suka
    Karena aku tlah denganmu
    Bukan maksudku membuatmu berfikir
    Apakah aku pelarianmu saja

    Tak akan lagi, takkan terulang lagi ooh
    Membawa-bawa namanya saat berdua denganmu

    Maafkan aku membuatmu tak suka
    Karena aku tlah denganmu
    Bukan maksudku membuatmu berfikir
    Apakah aku pelarianmu saja

    Maafkan aku bila kau tak suka
    Maafkan aku membuatmu tak suka, aku tlah denganmu
    Bukan maksudku bukan maksudku membuatmu berfikir
    Apakah aku pelarianmu saja


    
    Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Cara Kerja Generator Set Generator adalah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis untuk menjadi tenag

saco-indonesia.com,

Cara Kerja Generator Set

Generator adalah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis untuk menjadi tenaga listrik dengan melalui proses induksi elektromagnetik. Generator ini telah memperoleh energi mekanis dari prime mover. Generator arus bolak-balik (AC) telah dikenal dengan sebutan alternator. Generator ini diharapkan dapat mensuplai tenaga listrik pada saat terjadi gangguan, dimana suplai tersebut akan digunakan untuk beban prioritas.

Sedangkan genset (generator set) merupakan bagian dari generator. Genset juga merupakan suatu alat yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Genset atau sistem generator penyaluran adalah suatu generator listrik yang telah terdiri dari panel, berenergi solar dan terdapat kincir angin yang telah ditempatkan pada suatu tempat. Genset juga dapat digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau “off-grid” (sumber daya yang tergantung atas kebutuhan pemakai). Genset juga sering digunakan oleh rumah sakit dan industri yang mempercayakan sumber daya yang mantap, seperti halnya area pedesaan yang tidak ada akses untuk secara komersial menghasilkan listrik. Generator telah terpasang satu poros dengan motor diesel, yang biasanya dengan menggunakan generator sinkron (alternator) pada pembangkitan. Generator sinkron ini terdiri dari dua bagian utama yaitu: sistem medan magnet dan jangkar. Generator ini kapasitasnya besar, medan magnetnya berputar karena terletak pada rotor.

 

Konstruksi generator AC adalah sebagai berikut:

1. Rangka stator
Terbuat dari besi tuang, rangka stator juga merupakan rumah dari bagian-bagian generator yang lain.

2. Stator
Stator telah memiliki alur-alur sebagai tempat untuk meletakkan lilitan stator. Lilitan stator telah berfungsi sebagai tempat GGL induksi.

3. Rotor
Rotor adalah bagian yang berputar, pada bagian ini juga terdapat kutub-kutub magnet dengan lilitannya yang dialiri arus searah, melewati cincin geser dan sikat-sikat.

4. Cincin geser
Terbuat dari bahan kuningan atau tembaga yang yang dipasang pada poros dengan memakai bahan isolasi. Slip ring ini akan berputar bersama-sama dengan poros dan rotor.

5. Generator penguat
Generator penguat juga merupakan generator arus searah yang dipakai sebagai sumber arus.

 

Pada umumnya generator AC ini akan dibuat sedemikian rupa, sehingga lilitan tempat terjadinya GGL induksi tidak akan bergerak, sedangkan kutub-kutub akan menimbulkan medan magnet berputar. Generator itu disebut dengan generator berkutub dalam, dapat dilihat pada gambar berikut.

Keuntungan generator kutub dalam bahwa untuk dapat mengambil arus tidak dibutuhkan cincin geser dan sikat arang. Karena lilitan-lilitan tempat terjadinya GGL itu tidak akan berputar. Generator sinkron juga sangat cocok untuk mesin-mesin dengan tegangan tinggi danarus yang besar.

Secara umum kutub magnet generator sinkron dibedakan atas 2 yaitu :

1. Kutub magnet dengan bagian kutub yang menonjol (salient pole).
Konstruksi seperti ini akan digunakan untuk putaran rendah, dengan jumlah kutub yang banyak. Diameter rotornya besar dan berporos pendek.

2. Kutub magnet dengan bagian kutub yang tidak menonjol (non salient pole).
Konstruksi seperti ini digunakan untuk putaran tinggi (1500 rpm atau 3000 rpm), dengan jumlah kutub yang sedikit. Kira-kira 2/3 dari seluruh permukaan rotor dibuat alur-alur untuk tempat lilitan penguat. Yang 1/3 bagian lagi juga merupakan bagian yang utuh, yang berfungsi sebagai inti kutub.

MESIN DIESEL

Mesin diesel termasuk mesin dengan pembakaran dalam atau disebut dengan motor bakar ditinjau dari cara memperoleh energi termalnya. Untuk dapat membangkikan listrik sebuah mesin diesel menggunakan generator dengan sistem penggerak tenaga disel atauyang biasa dikenal dengan sebutan Genset (Generator Set).

Keuntungan pemakaian mesin diesel sebagai Prime Mover
- Design dan instalasi sederhana
- Auxilary equipment sederhana
- Waktu pembebanan relatif singkat
- Konsumsi bahan bakar relatif murah dan hemat

Kerugian pemakaian mesin diesel sebagai Prime Mover
- Berat mesin yang sangat berat karena harus dapat menahan getaran serta kompresi yang tinggi.
- Starting awal berat, karena kompresinya tinggi yaitu sekitar 200 bar.
- Semakin besar daya maka mesin diesel tersebut dimensinya akan semakin besar pula, hal tersebut telah menyebabkan kesulitan jika daya mesinnya sangat besar.

Ada 2 komponen utama dalam genset yaitu:
1. Prime mover atau pengerak mula, dalam hal ini mesin diesel/engine
2. Generator.

Cara Kerja Mesin Diesel
Prime mover juga merupakan peralatan yang telah mempunyai fungsi menghasilkan energi mekanis yang diperlukan untuk dapat memutar rotor generator. Pada mesin diesel/engine telah terjadi penyalaan sendiri, karena proses kerjanya telah berdasarkan udara murni yang telah dimampatkan di dalam silinder pada tekanan yang tinggi (± 30 arm), sehingga temperatur di dalam silinder naik. Dan pada saat itu bahan bakar disemprotkan dalam silinder yang bertemperatur dan bertekanan tinggi melebihi titik nyala bahan bakar sehingga akan menyala secara otomatis.

Pada mesin diesel penambahan panas atau energi senantiasa dilakukan pada tekanan yang konstan. Pada mesin diesel, piston melakukan 2 langkah pendek menuju kepala silinder pada setiap langkah daya.

1. Langkah ke atas yang pertama merupakan angkah pemasukan dan penghisapan, di sini udara dan bahan bakar masuk sedangkan poros engkol berputar ke bawah.

2. Langkah kedua merupakan langkah kompresi, poros engkol terus berputar dapat menyebabkan torak naik dan menekan bahan bakar sehingga terjadi pembakaran. Kedua proses ini (1 dan 2) juga termasuk proses pembakaran.

3. Langkah ketiga merupakan langkah ekspansi dan kerja, di sini kedua katup yaitu katup isap dan buang tertutup sedangkan poros engkol terus berputar dan menarik kembali torak ke bawah.

4. Langkah keempat merupakan langkah pembuangan, disini katup buang terbuka dan dapat menyebabkan gas akibat sisa pembakaran terbuang keluar. Gas dapat keluar karena padaproses keempat ini torak kembali bergerak naik keatas dan menyebabkan gas dapat keluar. Kedua proses terakhir ini (3 dan 4) juga termasuk proses pembuangan.

5. Setelah keempat proses tersebut, maka proses berikutnya akan mengulang kembali proses yang pertama, dimana udara dan bahan bakar masuk kembali.

Editor : Dian Sukmawati
Sumber : jualgenset.co.id

 

saco-indonesia.com, Geri Abraham yang berusia (27) tahun , terpaksa berurusan dengan polisi usai menghisap ganja di Jalan Kiapan

saco-indonesia.com, Geri Abraham yang berusia (27) tahun , terpaksa berurusan dengan polisi usai menghisap ganja di Jalan Kiapang, Boncos RT 08 RW 06, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.

Kapolsek Palmerah, Kompol Sukatma, juga mengatakan, penangkapan ini telah berdasarkan adanya laporan dari masyarakat yang sudah resah dengan adanya para pemuda yang mabuk-mabukan.

"Dapat informasi itu, petugas pada pukul 06.00 pagi WIB langsung terjun ke lapangan dan telah mendapati dua orang sedang menghisap ganja," ujar Sukatma kepada wartawan, Senin (10/2/2014).

Anggota pun segera langsung menyergap dua pemuda tersebut. Namun, satu orang tersebut telah berhasil melarikan diri dari tangan petugas.

"Kami juga telah menemukan dua linting ganja yang tersimpan di dalam bungkus rokok, di dekat tersangka," lanjutnya.

Sementara itu, pelaku yang dalam keadaan panik karena telah tertangkap berkilah ganja itu bukan miliknya, tapi milik temannya yang telah berhasil meloloskan diri.

"Namun tersangka juga mengaku kalau ganja itu baru saja mereka hisap bersama-sama," pungkasnya.

Kini, Gerri telah meringkuk di tahanan Mapolsek Palmerah dan akan di jerat Pasal 111 Jo 132 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.


Editor : Dian Sukmawati

CHAN Umar, laki-laki 43 tahun, asyik mencongkel-congkel selembar papan yang diletakkan di atas meja kerjanya dengan pahat. Sesek

CHAN Umar, laki-laki 43 tahun, asyik mencongkel-congkel selembar papan yang diletakkan di atas meja kerjanya dengan pahat. Sesekali tangan kanannya meraih tukul (penokok) kayu yang terletak di atas papan untuk memukul pahat, melubangi papan sesuai motif. Terkadang ia mengganti jenis pahat yang lebih selusin tergeletak di depannya. Perlahan namun pasti, selembar papan dari kayu surian yang sudah diketam itu berubah menjadi ukiran khas Minang di tangan Umar.n sehari-hari Chan Umar, pemilik bengkel “Ukiran Chan Umar” di Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar. Pandai Sikek adalah daerah yang terkenal di Sumatra Barat sebagai sentra kerajinan tradisional songket dan ukiran khas Minangkabau. Meski daerah ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar tetapi Pandai Sikek lebih dekat, hanya 20 km dari Kota Padangpanjang menuju Bukittinggi. Pilihan Hidup Di Pandai Sikek ada 6 bengkel ukiran tradisional dan Chan Umar dengan bengkelnya merupakan yang paling menonjol.Konon, menurut Chan Umar, Pandai Sikek sendiri memperoleh nama dari kepandaian Si Ikek mengukir interior dan eksterior rumah gadang. Si Ikek adalah seorang lelaki di daerah itu pada zaman dulu yang sangat mahir mengukir di atas kayu. Pandai Sikek sebagai sentra kerajinan ukir Minang yang banyak digunakan untuk ukiran Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau) dan kerajinan songket yang sudah ada sejak zaman dulu hingga era Kolonial Belanda, sempat terhenti di zaman Penjajahan Jepang (1942-1945). Kondisi ini terus berlanjut sampai 1960-an. Agresi Belanda Kedua, dan kekacauan politik dalam negeri, dari tragedi PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) hingga pertentangan dengan Partai Komunisme Indonesia (PKI), membuat suasana mengukir dan bertenun di Pandai Sikek benar-benar terhenti.Bahkan sebagian besar untuk rumah gadang yang dibangun pemerintah, seperti museum dan renovasi rumah gadang bersejarah. Di antaranya rumah gadang Museum Adityawarman di Padang, rumah gadang Museum Kebun Binatang Bukittinggi, dan Istana Pagaruyung di Batusangkar. “Namun setelah itu hampir tidak ada lagi proyek pemerintah dan pesanan ukiran rumah gadang, kecuali pesanan rumah gadang di beberapa tempat seperti di Nagari Sulit Air, Solok yang dibuat beberapa orang perantau,” kata Umar. Beberapa perantau Minang yang kaya tetap ada yang merenovasi rumah adat lama mereka yang rusak dengan yang baru, atau membuat rumah di kampung bergaya rumah adat dan sanggup mengeluarkan uang Rp400 juta untuk ukirannya untuk interior dan eksteriornya,” ujarnya. Sama dengan Motif Songket Chan Umar menetapkan harga ukirannya Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta per meter bujur sangkar. Mahal-murahnya ukiran tergantung besar, kecil, dan rumitnya motif yang dipesan. Kayu yang digunakan adalah surian, kualitasnya sedikit di bawah jati, yang banyak terdapat di hutan Sumatra Barat. Sedikitnya Chan Umar membutuh dalam satu hari 5 kubik surian. Meski di Sumatra Barat sentra kerajinan ukir tradisional Minangkabau tak hanya terdapat di Pandai Sikek, juga di Candung (Agam), Cupak (Solok), dan Lintau (Tanah Datar), namun Pandai Sikek jauh lebih berkembang, dan Chan Umar merupakan pengukir terkemuka. Keunggulan produk yang dihasilkan Umar adalah hasil dari kecermatannya menorehkan motif dan menentukan warna. Pengerjaan kedua seni kerajinan ini di bawah kolong rumah gadang pada masa lalu membuat motif saling mempengaruhi dan umumnya serupa. Diperkirakaan ada 200 motif tradisional untuk ukiran, namun yang sering dipakai hanya sekitar 20-an. Masing-masingnya memiliki filosofi sendiri. Misalnya motif ‘itiak pulang patang’ (itik pulang sore) memiliki filofosi masyarakat Minangkabau akan teringat dengan kampung halamannya dan selalu seiya-sekatu (bersatu). Chan Umar sangat optimistis kepandaian kerajinan ukir yang dimilikinya dan orang-orang di Pandai Sikek akan selalu menjadi andalan perekonomian di daerah itu. Meski di Pandai Sikek 70 persen mata pencarian penduduk adalah di sektor pertanian dan 30 persen di sektor kerajinan (tenun dan ukir), namun karajinan telah membuka banyak lapangan pekerjaan.“Biasanya seorang perajin hanya mampu bertahan selama 15 tahun, setelah berkeluarga dan kebutuhan ekonomi bertambah, ia mencari usaha lain, kebanyakan tak lagi mengukir,” katanya. Karena itu, selain Chan Umar, para pengukir umumnya berusia di bawah 40 tahun. Meski begitu, tangan-tangan terampil mereka tak pernah berhenti menorehkan motif khas minang di selembar kayu untuk sebuah ornamen seni yang enak dipandang mata dari generasi ke generasi.

Maling motor ini telah terbilang sangat cepat. Hanya ditinggal dua menit untuk kencing, motor Yamaha Mio milik SUpriadi yang ber

Maling motor ini telah terbilang sangat cepat. Hanya ditinggal dua menit untuk kencing, motor Yamaha Mio milik SUpriadi yang berusia 55 tahun , raib digasak oleh pencuri di Jalan Irigasi, Kel. Gondrong, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang. Karuan saja, telah melihat motor kesayangannya sudah tidak ada lagi, pria lebih dari setengah abad ini menangis sesunggukan di Polsek Cipondoh. Ia telah berharap polisi bisa meringkus pencuri motor tersebut. Supriadi, warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat juga menjelaskan, sore itu ia baru saja mengunjungi kerabatnya di Cipondoh. Pria tua ini pun telah bermaksud kembali ke rumahnya. Rupanya di tengah jalan, dirinya merasa kebelet untuk buang air kecil. Korban kemudian meminggirkan motornya di pinggir jalan, sementara ia menepi ke kali untuk kencing. Rupanya karena terburu-buru, ia lupa mencabut kunci kontak yang ada di motor tersebut. Kesempatan ini telah dimanfaatkan oleh pencuri motor yang gentayangan di kawasan Cipondoh. Dalam hitungan detik motor milik Supriadi telah dibawa kabur. Korban yang selesai buang air kecil kaget saat melihat motornya sudah tidak ada lagi. Dibantu tukang ojek, korban telah melaporkan kasus ini ke Polsek Cipondoh. Saya heran, cuma dua menit kencing di pinggir kali. Eh tahu-tahu motor sudah tidak ada. Saya salah, tidak mencabut kunci kontak, katanya. Menurutnya, motor second tersebut dibeli seharga Rp6 juta di Kebon Jeruk. Kepala SPKT Polsek Cipondoh, Aipda Didi Sanusi juga menjelaskan pencurian motor sangat marak sehingga warga harus berhati-hati dan memberi kunci ganda kalau memarkirkan kendaraannya.

saco-indonesia.com, Kecelakaan yang telah menyebabkan seseorang meninggal dunia telah kembali terjadi di Jakarta. Kali ini, seor

saco-indonesia.com, Kecelakaan yang telah menyebabkan seseorang meninggal dunia telah kembali terjadi di Jakarta. Kali ini, seorang pejalan kaki yang bernama Selly yang berusia (45) tahun tewas telah menjadi korban tabrak ladi di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.

"Pejalan kaki telah menjadi korban tabrak lari di depan Kejayan Jalan Gajah Mada. Korban meninggal dunia Ibu Selly yang berusia (45) tahun dan dievakuasi ke RSCM," tulis akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, Kamis (23/1) pada pukul 23.26 WIB malam.

Petugas TMC Polda yang tidak mau disebutkan namanya telah membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurut dia, kecelakaan tersebut terjadi saat korban menyeberang jalan.

"Kecelakaan itu benar terjadi. Informasi yang telah kami terima, korban ditabrak saat menyeberang jalan," kata pria tersebut.


Editor : Dian Sukmawati

saco-indonesia.com, Masalah pembajakan hak cipta untuk karya lagu di Indonesia sudah mencapai titik nadir. Yeah, begitu mudahnya kita mendapatkan la

saco-indonesia.com, Masalah pembajakan hak cipta untuk karya lagu di Indonesia sudah mencapai titik nadir. Yeah, begitu mudahnya kita mendapatkan lagu-lagu dengan format mp3 secara ilegal, entah itu download dari layanan file sharing, men- copy dari teman maupun membelinya dari lapak-lapak DVD di pinggir jalan. Bahkan artis dan label dibuat pusing dengan permasalahan ini, berbagai kampanye anti bajakan dan langkah- langkah lainnya untuk mencegah terjadinya pembajakan gencar dilakukan.

Okey, saya juga mengakui kalau dulu pernah download lagu-lagu secara ilegal. Kemudian saya menyadari bahwa karya lagu merupakan sumber penghasilan bagi para musisi dan mendapatkannya secara ilegal tentunya sangat merugikan bagi para musisi tersebut. Sangat penting untuk menyadari akan masalah copyright atau hak cipta bagi kita yang bekerja di dunia kreatif.

Bagi Anda yang berkocek tebal tentu tidak memiliki masalah untuk dapat membeli dan menikmati lagu-lagu. Tapi bagi kamu yang memiliki dana terbatas dan tidak cukup untuk membeli sebuah CD, solusinya? Download lagu gratis! (dan legal tentunya) Yeah, banyak sekali online resource yang menyediakan lagu-lagu ber-format mp3 secara gratis. Memang kebanyakan dari musisi-musisi indie dan (mungkin) masih asing didengar bagai dari antah berantah. But, hei secara musikalitas lagu-lagunya gak kalah keren dari artis-artis terkenal loh. Mencoba mendengarkan sesuatu yang baru tentu menjadi tantangan tersendiri kan? :D dan para hipster bilang “is too mainstream! let’s get indie”.

Jamendo

Jamendo

Jamendo

Semua lagu di Jamendo gratis untuk di-download dan dilisensikan dari salah satu lisensi Creative Commons atau Free Art License, sehingga hukum untuk men- copy, berbagi, memodifikasi dan digunakan secara komersial sudah diatur pada tiap lisensi yang dicantumkan pada lagu-lagu tersebut. Ada lebih dari 32.000 album dari seluruh musisi di dunia yang tersedia untuk di-download sekarang di Jamendo. Menjadikan Jamendo salah satu dari website terbaik untuk men-download lagu gratis dan tumbuh menjadi perpustakaan lagu-lagu gratis.

PureVolume

PureVolume

PureVolume

PureVolume adalah sebuah website yang digunakan untuk mencari dan mempromosikan seorang musisi maupun band. Musisi atau band di PureVolume memiliki akses penuh untuk men-upload lagu dan mengaturnya untuk dibagikan gratis ataupun dijual, men- upload video, menjual merchandise dan memberi info jadwal tour/konser mereka.

ReverbNation

ReverbNation

ReverbNation

ReverbNation menjadi sebuah wadah berkumpulnya para pelaku industri musik profesional, manajemen artis, label, musisi, band, promotor, dan tentunya fans. Banyak artis, musisi dan band terkenal nangkring disini, yang lokal Indonesia juga banyak. Biasanya mereka memberikan minimal satu lagu gratis untuk di-download.

LastFM

LastFM

LastFM

Selain menjadi jejaring sosial musik terbesar, LastFM juga turut memberikan lagu-lagu gratis terutama dari para musisi atau band indie. Masuk ke menu “Free Music Downloads” untuk melihat daftar lagu gratis dan men-download-nya.

MP3

MP3

MP3

MP3 adalah sebuah website yang dioperasikan oleh CNET Networks yang menyediakan informasi tentang lagu, album, dan video dari para musisi di seluruh dunia. Tidak hanya berbayar, MP3 juga menyediakan ribuan lagu-lagu gratis untuk di-download.

SoundCloud

SoundCloud

SoundCloud

Siapa yang tidak kenal SoundCloud? bagi pecinta musik tidak afdol rasanya bila tidak memiliki akun di sini. Selain sebagai social sound platform, SoundCloud juga menyediakan lagu-lagu dari para member-nya yang bisa di-download secara gratis.

NoiseTrade

NoiseTrade

NoiseTrade

Ide dari NoiseTrade sangat menarik! “Fans get free music. Artists connect with new fans. Everybody wins”. Sound very Indie, right? Tentunya NoiseTrade menjadi sebuah ‘Valhalla’ bagi para musisi di jalur indie.

Epitonic

Epitonic

Epitonic

Epitonic pertama kali di launch pada 8 Maret 1999. Website ini menjadi salah satu yang pertama sebagai music library dan informasi seputar industri musik. Sempat terbengkalai pada tahun 2004 dan pada 8 Maret 2011 Epitonic kembali di launch dengan penambahan fitur-fitur yang lebih keren.

Stereogum

Stereogum

Stereogum

Stereogum adalah salah satu blog mp3 pertama. Stereogum pertama kali rilis lebih fokus membahas pada genre musik indie dan alternatif. Tapi dengan antusiasme yang besar dari para musisi, kini Stereogum menghadirkan hampir semua genre musik. Anda bisa men-download lagu secara gratis dari beberapa artis terkenal seperti: Kanye West, Ryan Adams, Vampire Weekend, dan lain-lain.

FreeMusicArchive

FreeMusicArchive

FreeMusicArchive

Ingin mendapatkan playlist yang tidak biasa? Anda bisa mencoba di FreeMusicArchive. Download seluruh track dari playlist yang sudah di kurasi oleh para kurator indie terpercaya. “It’s not just free music; it’s good music”.

Myspoonful

Myspoonful

Myspoonful

Myspoonful memberikan lagu-lagu baru secara gratis tiap harinya. Tim Myspoonful rutin menkurasi artis atau musisi indie yang terbaik dan merekomendasikannya untuk anda.

Amazon MP3

Amazon mp3

Amazon mp3

Amazon salah satu toko online retail terbesar juga menjual lagu-lagu layaknya iTunes store. Selain berbayar, Amazon MP3 memberikan cukup banyak lagu gratis yang bisa anda download.

Insound

Insound

Insound

Insound adalah sebuah toko online musik yang salah satu produk terkenalnya adalah mixtape lagu digital yang di-convert dari vynil. Insound juga memberikan 1-2 track gratis untuk di-download setiap harinya (mungkin sebagai bentuk dari promosinya).

Museopen

Museopen

Museopen

Museopen adalah sebuat website non-profit yang memfokuskan pada pengembangan akses dan informasi musik serta sebagai bahan pendidikan. Museopen menyediakan musik rekaman gratis, sheet music dan textbooks kepada publik secara gratis. Suka dengan musik orkestra, Museopen bisa menjadi referensi yang bagus.

Overclocked Remix

Overclocked Remix

Overclocked Remix

Suka dengan musik remix khas game? atau penggemar film Scott Pilgrim vs The World? Well, Overclocked Remix didedikasikan buat anda.

CCMixter

CCMixter

CCMixter

CCMixter hampir serupa seperti Overclocked Remix, tetapi lebih luas dan tidak terfokus hanya untuk musik remix game saja. Musisi remix maupun komunitas remix bisa men- upload karyanya di sini untuk dibagikan secara gratis.

Penutup

Cukup banyak sekali online resource untuk mendapatkan lagu-lagu secara legal dan gratis. Hari gini dibilang gak gaul, karena playlist-mu terbatas? hehehe… balas deh tuh anak-anak songong dengan playlist lagu-lagu indie dan pengetahuan musik yang mumpuni yang didapat dari website-website diatas. “Is too mainstream! let’s get indie” *toss*

Though Robin and Joan Rolfs owned two rare talking dolls manufactured by Thomas Edison’s phonograph company in 1890, they did not dare play the wax cylinder records tucked inside each one.

The Rolfses, longtime collectors of Edison phonographs, knew that if they turned the cranks on the dolls’ backs, the steel phonograph needle might damage or destroy the grooves of the hollow, ring-shaped cylinder. And so for years, the dolls sat side by side inside a display cabinet, bearers of a message from the dawn of sound recording that nobody could hear.

In 1890, Edison’s dolls were a flop; production lasted only six weeks. Children found them difficult to operate and more scary than cuddly. The recordings inside, which featured snippets of nursery rhymes, wore out quickly.

Yet sound historians say the cylinders were the first entertainment records ever made, and the young girls hired to recite the rhymes were the world’s first recording artists.

Year after year, the Rolfses asked experts if there might be a safe way to play the recordings. Then a government laboratory developed a method to play fragile records without touching them.

Audio

The technique relies on a microscope to create images of the grooves in exquisite detail. A computer approximates — with great accuracy — the sounds that would have been created by a needle moving through those grooves.

In 2014, the technology was made available for the first time outside the laboratory.

“The fear all along is that we don’t want to damage these records. We don’t want to put a stylus on them,” said Jerry Fabris, the curator of the Thomas Edison Historical Park in West Orange, N.J. “Now we have the technology to play them safely.”

Last month, the Historical Park posted online three never-before-heard Edison doll recordings, including the two from the Rolfses’ collection. “There are probably more out there, and we’re hoping people will now get them digitized,” Mr. Fabris said.

The technology, which is known as Irene (Image, Reconstruct, Erase Noise, Etc.), was developed by the particle physicist Carl Haber and the engineer Earl Cornell at Lawrence Berkeley. Irene extracts sound from cylinder and disk records. It can also reconstruct audio from recordings so badly damaged they were deemed unplayable.

“We are now hearing sounds from history that I did not expect to hear in my lifetime,” Mr. Fabris said.

The Rolfses said they were not sure what to expect in August when they carefully packed their two Edison doll cylinders, still attached to their motors, and drove from their home in Hortonville, Wis., to the National Document Conservation Center in Andover, Mass. The center had recently acquired Irene technology.

Audio

Cylinders carry sound in a spiral groove cut by a phonograph recording needle that vibrates up and down, creating a surface made of tiny hills and valleys. In the Irene set-up, a microscope perched above the shaft takes thousands of high-resolution images of small sections of the grooves.

Stitched together, the images provide a topographic map of the cylinder’s surface, charting changes in depth as small as one five-hundredth the thickness of a human hair. Pitch, volume and timbre are all encoded in the hills and valleys and the speed at which the record is played.

At the conservation center, the preservation specialist Mason Vander Lugt attached one of the cylinders to the end of a rotating shaft. Huddled around a computer screen, the Rolfses first saw the wiggly waveform generated by Irene. Then came the digital audio. The words were at first indistinct, but as Mr. Lugt filtered out more of the noise, the rhyme became clearer.

“That was the Eureka moment,” Mr. Rolfs said.

In 1890, a girl in Edison’s laboratory had recited:

There was a little girl,

And she had a little curl

Audio

Right in the middle of her forehead.

When she was good,

She was very, very good.

But when she was bad, she was horrid.

Recently, the conservation center turned up another surprise.

In 2010, the Woody Guthrie Foundation received 18 oversize phonograph disks from an anonymous donor. No one knew if any of the dirt-stained recordings featured Guthrie, but Tiffany Colannino, then the foundation’s archivist, had stored them unplayed until she heard about Irene.

Last fall, the center extracted audio from one of the records, labeled “Jam Session 9” and emailed the digital file to Ms. Colannino.

“I was just sitting in my dining room, and the next thing I know, I’m hearing Woody,” she said. In between solo performances of “Ladies Auxiliary,” “Jesus Christ,” and “Dead or Alive,” Guthrie tells jokes, offers some back story, and makes the audience laugh. “It is quintessential Guthrie,” Ms. Colannino said.

The Rolfses’ dolls are back in the display cabinet in Wisconsin. But with audio stored on several computers, they now have a permanent voice.

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Photo
 
United’s first-class and business fliers get Rhapsody, its high-minded in-flight magazine, seen here at its office in Brooklyn. Credit Sam Hodgson for The New York Times

Last summer at a writers’ workshop in Oregon, the novelists Anthony Doerr, Karen Russell and Elissa Schappell were chatting over cocktails when they realized they had all published work in the same magazine. It wasn’t one of the usual literary outlets, like Tin House, The Paris Review or The New Yorker. It was Rhapsody, an in-flight magazine for United Airlines.

It seemed like a weird coincidence. Then again, considering Rhapsody’s growing roster of A-list fiction writers, maybe not. Since its first issue hit plane cabins a year and a half ago, Rhapsody has published original works by literary stars like Joyce Carol Oates, Rick Moody, Amy Bloom, Emma Straub and Mr. Doerr, who won the Pulitzer Prize for fiction two weeks ago.

As airlines try to distinguish their high-end service with luxuries like private sleeping chambers, showers, butler service and meals from five-star chefs, United Airlines is offering a loftier, more cerebral amenity to its first-class and business-class passengers: elegant prose by prominent novelists. There are no airport maps or disheartening lists of in-flight meal and entertainment options in Rhapsody. Instead, the magazine has published ruminative first-person travel accounts, cultural dispatches and probing essays about flight by more than 30 literary fiction writers.

 

Photo
 
Sean Manning, executive editor of Rhapsody, which publishes works by the likes of Joyce Carol Oates, Amy Bloom and Anthony Doerr, who won a Pulitzer Prize. Credit Sam Hodgson for The New York Times

 

An airline might seem like an odd literary patron. But as publishers and writers look for new ways to reach readers in a shaky retail climate, many have formed corporate alliances with transit companies, including American Airlines, JetBlue and Amtrak, that provide a captive audience.

Mark Krolick, United Airlines’ managing director of marketing and product development, said the quality of the writing in Rhapsody brings a patina of sophistication to its first-class service, along with other opulent touches like mood lighting, soft music and a branded scent.

“The high-end leisure or business-class traveler has higher expectations, even in the entertainment we provide,” he said.

Advertisement

Some of Rhapsody’s contributing writers say they were lured by the promise of free airfare and luxury accommodations provided by United, as well as exposure to an elite audience of some two million first-class and business-class travelers.

“It’s not your normal Park Slope Community Bookstore types who read Rhapsody,” Mr. Moody, author of the 1994 novel “The Ice Storm,” who wrote an introspective, philosophical piece about traveling to the Aran Islands of Ireland for Rhapsody, said in an email. “I’m not sure I myself am in that Rhapsody demographic, but I would like them to buy my books one day.”

In addition to offering travel perks, the magazine pays well and gives writers freedom, within reason, to choose their subject matter and write with style. Certain genres of flight stories are off limits, naturally: no plane crashes or woeful tales of lost luggage or rude flight attendants, and nothing too risqué.

“We’re not going to have someone write about joining the mile-high club,” said Jordan Heller, the editor in chief of Rhapsody. “Despite those restrictions, we’ve managed to come up with a lot of high-minded literary content.”

Guiding writers toward the right idea occasionally requires some gentle prodding. When Rhapsody’s executive editor asked Ms. Russell to contribute an essay about a memorable flight experience, she first pitched a story about the time she was chaperoning a group of teenagers on a trip to Europe, and their delayed plane sat at the airport in New York for several hours while other passengers got progressively drunker.

“He pointed out that disaster flights are not what people want to read about when they’re in transit, and very diplomatically suggested that maybe people want to read something that casts air travel in a more positive light,” said Ms. Russell, whose novel “Swamplandia!” was a finalist for the 2012 Pulitzer Prize.

She turned in a nostalgia-tinged essay about her first flight on a trip to Disney World when she was 6. “The Magic Kingdom was an anticlimax,” she wrote. “What ride could compare to that first flight?”

Ms. Oates also wrote about her first flight, in a tiny yellow propeller plane piloted by her father. The novelist Joyce Maynard told of the constant disappointment of never seeing her books in airport bookstores and the thrill of finally spotting a fellow plane passenger reading her novel “Labor Day.” Emily St. John Mandel, who was a finalist for the National Book Award in fiction last year, wrote about agonizing over which books to bring on a long flight.

“There’s nobody that’s looked down their noses at us as an in-flight magazine,” said Sean Manning, the magazine’s executive editor. “As big as these people are in the literary world, there’s still this untapped audience for them of luxury travelers.”

United is one of a handful of companies showcasing work by literary writers as a way to elevate their brands and engage customers. Chipotle has printed original work from writers like Toni Morrison, Jeffrey Eugenides and Barbara Kingsolver on its disposable cups and paper bags. The eyeglass company Warby Parker hosts parties for authors and sells books from 14 independent publishers in its stores.

JetBlue offers around 40 e-books from HarperCollins and Penguin Random House on its free wireless network, allowing passengers to read free samples and buy and download books. JetBlue will start offering 11 digital titles from Simon & Schuster soon. Amtrak recently forged an alliance with Penguin Random House to provide free digital samples from 28 popular titles, which passengers can buy and download over Amtrak’s admittedly spotty wireless service.

Amtrak is becoming an incubator for literary talent in its own right. Last year, it started a residency program, offering writers a free long-distance train trip and complimentary food. More than 16,000 writers applied and 24 made the cut.

Like Amtrak, Rhapsody has found that writers are eager to get onboard. On a rainy spring afternoon, Rhapsody’s editorial staff sat around a conference table discussing the June issue, which will feature an essay by the novelist Hannah Pittard and an unpublished short story by the late Elmore Leonard.

“Do you have that photo of Elmore Leonard? Can I see it?” Mr. Heller, the editor in chief, asked Rhapsody’s design director, Christos Hannides. Mr. Hannides slid it across the table and noted that they also had a photograph of cowboy spurs. “It’s very simple; it won’t take away from the literature,” he said.

Rhapsody’s office, an open space with exposed pipes and a vaulted brick ceiling, sits in Dumbo at the epicenter of literary Brooklyn, in the same converted tea warehouse as the literary journal N+1 and the digital publisher Atavist. Two of the magazine’s seven staff members hold graduate degrees in creative writing. Mr. Manning, the executive editor, has published a memoir and edited five literary anthologies.

Mr. Manning said Rhapsody was conceived from the start as a place for literary novelists to write with voice and style, and nobody had been put off that their work would live in plane cabins and airport lounges.

Still, some contributors say they wish the magazine were more widely circulated.

“I would love it if I could read it,” said Ms. Schappell, a Brooklyn-based novelist who wrote a feature story for Rhapsody’s inaugural issue. “But I never fly first class.”

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.

The 6-foot-10 Phillips played alongside the 6-11 Rick Robey on the Wildcats team that won the 1978 N.C.A.A. men’s basketball title.

Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Mr. Mankiewicz, an Oscar-nominated screenwriter for “I Want to Live!,” also wrote episodes of television shows such as “Star Trek” and “Marcus Welby, M.D.”

Mr. Miller, of the firm Weil, Gotshal & Manges, represented companies including Lehman Brothers, General Motors and American Airlines, and mentored many of the top Chapter 11 practitioners today.

Mr. Tepper was not a musical child and had no formal training, but he grew up to write both lyrics and tunes, trading off duties with the other member of the team, Roy C. Bennett.